ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA (APBN)
A.     PERKEMBANGAN DANA PEMBANGUNAN DI INDONESIA
Dari segi perencanaan pembangunan di Indonesia, APBN adalah merupakan konsep perencana pembangunan yang memiliki jangka pendek, karena itulah APBN selalu disusun setiyap tahun.
Seperti namanya, maka secara garis besar APBN terdiri dari pos-pos sseperti dibawah ini:
·         Dari sisi penerimaan, terdiri dari post penerimaan dalam negeri dan penerimaan pembangunan.
·         Sedangkan dari sisi pengeluaran terdiri dari pos pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan.
·          
B.      PERKIRAAN PENERIMAAN NEGARA
 
Secara garis besar sumber penerimaan Negara berasal dari :
a.      Penerimaan dalam negeri
Pertama, penerimaan dalam negeri, untuk tahun-tahun awal setelah masapemerintahan orde baru masih cukup menguntungkan pada penerimaan dari ekspor minyak bumi dan gas alam. Hal ini dapat dilihat pada tabel 5.4. berikut ini :
b.      Penerimaan Pembangunan
Meskipun telah ditempuh beberapa upaya untuk meningkatkan tabungan pemerintah, namun Karena laju pembangunan yang demikian cepat, maka dana tersebut masih perlu dilengkapi dengan dan ditunjang dengan dana yang berasal dari luar negeri.
 
C.      PERKIRAAN PENGELUARAN NEGARA
 
Secara garis besar, pengeluaran Negara dikelompokan menjadi dua yakni :
·         Pengeluaran Rutin Negara
·         Pengeluaran Pembangunan
 
 
D.     DASAR PERHITUNGAN PERKIRAAN PENERIMAAN NEGARA
 
Untuk memperoleh hasil perkiraan penerimaan Negara, ada beberapa hal pokok yang harus diperhatikan. Hal-hal tersebut adalah :
 
            E.1. Penerimaan Dalam Negeri dari Migas
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan adalah :
·         Produksi minyak rata-rata per hari
·         Harga rata-rata ekspor minyak mentah
E.2. Penerimaan Dalam Negeri di Luar Migas
·         Pajak penghasilan
·         Pajak pertambahan nilai
·         Bea masuk
·         Cukai
·         Pajak ekspor
·         Pajak bumi dan bangunan
·         Bea materai
·         Pajak lainnya
·         Penerimaan bukan pajak
·         Penerimaan dari hasil penjualan BBM
E.3. Penerimaan Pembangunan
      Terdiri dari penerimaan bantuan program dan bantuan proyek.
 
PERAN SEKTOR LUAR NEGERI PADA PEREKONOMIAN INDONESIA
A.     PERDAGANGAN ANTAR NEGARA
Perdagangan luar negeri merupakan salah satu sumber kekayaan Negara, sehingga jika suatu Negara ingin mencapai kemakmuran, maka mutlak Negara tersebut harus melakukan perdagangan dengan Negara lainnya.
Beberapa alasan mengapa suatu Negara memerlukan Negara lain dalam kehidupan ekonominya adalah :
1.      Tidak semua kebutuhan masyarakatnya dapat dipenuhi oleh komoditi yang dihasilkan di dalam negeri.
2.      Karena terbatasnya konsumen, tidak semua hasih produksi dapat dipasarkan didalam negeri, sehingga perlu dicari pasar di luar negeri.
3.      Sebagai sarana untuk melakukan proses ahli teknologi.
4.      Perdagangan antar Negara sebagai salah satu cara membina persahabatan dan kepentingan-kepentingan politik lainnya.
5.      Secara ekonomis dan matematis perdagangan antar Negara dapat mendatangkan tambahan keuntungan dan efisiensi dari dilakukannya tindakan spesialisasi produksi dari Negara-negara yang memiliki keuntungan mutlak dan atau keuntungan berbanding.
 
B.      HAMBATAN-HAMBATAN PERDAGANGAN ANTAR NEGARA
 
1.      Hambatan Tarif adalah suatu nilai tertentu yang dibebankan kepada suatu komoditi luar negeri tertentu yang akan memasuki suatu Negara ( komoditi import ).  Secara garis besar bentuk penetapan tarif ada dua jenis , yakni ;
Ø  Tarif Ad-volarem yaitu tarif yang besar kecilnya ditetapkan berdasarkan prosentase tertentu dari nilai komoditi yang diimpor.
Ø  Tarif Spesifik yaitu tarif yang besar kecilnya didasarkan pada nilai yang tetap untuk setiap jumlah komoditi impor tertentu.
 
2.      Hambatan Quota adalah tindakan pemerintah suatu Negara dengan menentukan batas maksimal suatu komoditi impor yang boleh masuk ke Negara tersebut.
 
3.      Hambatan Dumping adalah suatu tindakan dalam menetapkan harga yang lebih murah di luar negeri dibanding harga di dalam negeri untuk produk yang sama.
 
4.      Hambatan Embargo / Sanksi Ekonomi yaitu suatu Negara yang karena tindakannya dinaggap melanggar hak asasi manusia, melanggar wilayah suatu kekuasaan suatu Negara, akan menerima / dikenakan sanksi ekonomi oleh suatu Negara lain ( PBB ).
 
Namun demikian secara singkat pos-pos dalam neraca pembayaran luar negeri Indonesia tersebut dapat dikelompokan ke dalam berikut ini :
Ø  Neraca pembayaran yaitu kelompok transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan ekspor dan impor barang, baik migas maupun non migas.
Ø  Neraca jasa yaitu kelompok transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan eksop impor di bidang jasa.
Ø  Neraca berjalan yaitu hasil penggabungan antara neraca perdagangan dan neraca jasa.
Ø  Neraca lalu-lintas modal yaitu kelompok pos-pos yang berkaitan dengan lalu lintas modal pemerintah bersih dan lalu lintas modal swasta bersih.
Ø  Selisih yang belum diperhitungkan.
Ø  Neraca lalu lintas moneter yaitu keompok pos-pos yang berkaitan dengan perubahan cadangan devisa.
 
C.      PERAN KURS VALUTA ASING DALAM PEREKONOMIAN LUAR NEGERI INDONESIA
 
Kurs valuta asing sering diartikan sebagai banyaknya nilai mata uang suatu Negara ( Rupiah misalnya ) yang harus dikorbankan / dikeluarkan untuk satu unit mata uang asing ( Dollar misalnya ). Sehingga dengan kata lain, jika kita gunakan contoh Rupiah dan Dollar, Maka kurs valuta asing adalah nilai tukar yang menggambarkan banyaknya Rupiah yang harus dikeluarkan untuk mendapat satu unit Dollar dalam kurun waktu tertentu.
Aplikasi perubahan permintaan dan penawaran pada proses selanjutnya dapat mengakibatkan mata uang didalam negeri ( Rupiah ) mengalami penurunan / Apresiasi, dan dapat juga mengalami kenaikan nilai/ Depresiasi.kedua hal tersebut tergantung dari sebab-sebab perubahan permintaan – penawaran valuta asing tersebut, diantaranya ;
 
Ø  Perubahan selera masyarakat terhadap komoditi luar negeri
Ø  Perubahan iklim investasi dan tingkat bunga
Ø  Perubahan tingkat inflasi
Ø  Iklim investasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s